Jakarta – Seorang sopir taksi online diduga dianiaya oleh petugas sekuriti Mal Kota Kasablanka (Kokas). Seorang petugas sekuriti mal ditetapkan sebagai tersangka dalam kejadian itu.

“Satu sudah kita tetapkan dari sekuriti,” kata Kanit Reksrim Polsek Tebet Iptu Iwan Ridwanullah saat dihubungi detikcom, Senin (23/9/2019).

Iwan menambahkan, pihaknya menangkap dua petugas sekuriti dalam kejadian itu. Satu petugas lain masih didalami keterangannya.

“Yang satu lagi masih didalami,” imbuh Iwan.

Sebelumnya, seorang sopir taksi online diduga dianiaya oleh petugas sekuriti mal tersebut pada Sabtu (21/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Aksi itu kemudian berujung penggerudukan massa sopir taksi online.

Kapolsek Tebet Kompol Alam Nur menjelaskan kronologi kejadian tersebut bermula ketika seorang sopir taksi online yang menurunkan penumpang di lobi Mal Kokas. Namun sekuriti mal inisial A hampir terserempet sehingga bereaksi spontan memukul mobil sopir berinisial F itu.

“Informasi masalahnya, pengemudi menurunkan penumpang di lobi. Di lobi ada kendaraan membuang ke kanan, ada sekuriti mau keserempet. Sekuriti secara reaksi memukul, ‘woy kenapa lu? Hati-hati, gitu kan’,” kata Kapolsek Tebet, Kompol Alam Nur saat dimintai konfirmasi, Minggu (22/9/2019).

Sementara pihak Mal Kokas memastikan sekuritinya tidak melakukan pengeroyokan. Pihak Mal Kokas juga menyerahkan kasus itu ke polisi.

“Yang pertama kita mau klarifikasi, karena berita yang beredar bahwa dia dikeroyok oleh sekuriti Kota Kasablanka, saya mau sampaikan bahwa dia tidak dikeroyok. Jadi kejadiannya ini antara 2 pribadi, antara driver online dengan 1 sekuriti, dan sekuriti ini adalah outsource, jadi bukan pegawai in-house kami,” kata Marketing Communication Assistant Manager Kokas, Monica Patricia Wong saat ditemui di Mal Kokas, Senin (23/9).

Monica menyebut kedua kejadian itu sudah berakhir damai pada saat itu. Namun kini kejadian itu berlanjut ke polisi dan menjadi urusan antar-pribadi.

“Pada saat kejadian dia mengaku sudah damai dengan sekuriti ini, tapi kemudian sore hari datang lagi dia bilang bahwa dia melaporkan ke polisi, lalu kemudian proses ini berlanjut antara 2 pribadi yang bersangkutan yang bermasalah, tidak lagi membawa apakah ini Go-Car atau Kota Kasablanka,” ucapnya.

src: https://news.detik.com/berita/d-4718254/sekuriti-mal-kokas-jadi-tersangka-penganiayaan-sopir-taksi-online

penulis penulis